BIDIK KRIMINALCepat. Tegas. Terverifikasi.
BREAKING
Tak Ada Ruang bagi Kendaraan Tak Standar, Polres Dumai Tindak 25 Sepeda Motor dalam Operasi PatuhLewat Call Center 110, Polres Dumai Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Sabu di KostRazia Narkoba di Dumai, 30 Pengunjung Dites Urine dan Seluruhnya NegatifJonatan Ginting Apresiasi Raker RGB, Dorong Media Adaptif Hadapi Transformasi DigitalDua Periode Bambang Prayeto Pimpin PWI, Ini Harapan Pelindo DumaiBangga! Pelindo FC Keluar sebagai Juara World Corporate Cup 2026Bangun Kemitraan dengan Warga, Polsek Dumai Barat Hadir Melalui Program Jumat KelilingNota Pelayanan Barang Nonpetikemas di Cabang Dumai Diterbitkan PelindoJaga Standar Pelayanan, KSOP dan Pelindo Dumai Perkuat Sinergi Operasional PelabuhanTak Sekadar Menambah Media, RGB Bidik Penguatan SDM, Tata Kelola, dan Kualitas Jurnalistik

10 Batch Safety Induction Disiapkan,

Pelindo Dumai Perkuat Standar Keselamatan TKBM

Pelindo Dumai Perkuat Standar Keselamatan TKBM
Foto: ist

DUMAI (BKC) — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Pelindo Multi Terminal (PMT) Branch Dumai kembali memperkuat komitmennya dalam membangun budaya keselamatan kerja di lingkungan operasional pelabuhan. Sebanyak 70 Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Dumai mengikuti kegiatan Safety Induction Batch 3 yang digelar di Ruang Rapat Pelindo Regional 1 Dumai, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Deputy Branch Manager Perencanaan dan Pengendalian Operasi Branch Dumai PT Pelindo Multi Terminal. Safety Induction menjadi bagian penting dari upaya Pelindo memastikan setiap tenaga kerja maupun mitra kerja yang beraktivitas di kawasan pelabuhan memahami dan menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai ketentuan keselamatan kerja, tata tertib dan prosedur keselamatan di lingkungan operasional pelabuhan, potensi bahaya, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), hingga kewaspadaan terhadap risiko blind spot yang dapat muncul selama aktivitas bongkar muat berlangsung.

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menjaga keselamatan diri, rekan kerja, fasilitas, serta lingkungan kerja di kawasan operasional pelabuhan.

Deputy Branch Manager Perencanaan dan Pengendalian Operasi Branch Dumai PT Pelindo Multi Terminal menegaskan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas kepelabuhanan.

Karena itu, setiap tenaga kerja yang menjalankan aktivitas di lingkungan pelabuhan dituntut memiliki pemahaman yang memadai terhadap prosedur keselamatan serta menjadikan aspek K3 sebagai prioritas dalam setiap pekerjaan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap aktivitas operasional. Melalui Safety Induction ini, kami berharap seluruh tenaga kerja dapat memahami risiko pekerjaan dan menjalankan aktivitas sesuai dengan prosedur keselamatan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Kegiatan Safety Induction Batch 3 diikuti secara antusias oleh 70 TKBM Pelabuhan Dumai. Program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap dalam 10 batch, sehingga seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam aktivitas operasional pelabuhan mendapatkan pemahaman dan standar keselamatan yang sama.

Pelaksanaan program secara berkelanjutan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran tenaga kerja terhadap potensi risiko kecelakaan sekaligus memperkuat budaya kerja yang mengedepankan keselamatan.

Melalui Safety Induction, Pelindo Multi Terminal Branch Dumai menegaskan bahwa penerapan prinsip “Safety First” bukan sekadar prosedur, melainkan bagian integral dari setiap aktivitas operasional.

Dengan meningkatnya pemahaman dan kepatuhan terhadap standar K3, lingkungan kerja di kawasan Pelabuhan Dumai diharapkan semakin aman, tertib, produktif, dan mampu mendukung kelancaran kegiatan operasional kepelabuhanan. (adv)

Tag berita