BIDIK KRIMINALCepat. Tegas. Terverifikasi.
BREAKING
Tak Ada Ruang bagi Kendaraan Tak Standar, Polres Dumai Tindak 25 Sepeda Motor dalam Operasi PatuhLewat Call Center 110, Polres Dumai Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Sabu di KostRazia Narkoba di Dumai, 30 Pengunjung Dites Urine dan Seluruhnya NegatifJonatan Ginting Apresiasi Raker RGB, Dorong Media Adaptif Hadapi Transformasi DigitalDua Periode Bambang Prayeto Pimpin PWI, Ini Harapan Pelindo DumaiBangga! Pelindo FC Keluar sebagai Juara World Corporate Cup 2026Bangun Kemitraan dengan Warga, Polsek Dumai Barat Hadir Melalui Program Jumat KelilingNota Pelayanan Barang Nonpetikemas di Cabang Dumai Diterbitkan PelindoJaga Standar Pelayanan, KSOP dan Pelindo Dumai Perkuat Sinergi Operasional PelabuhanTak Sekadar Menambah Media, RGB Bidik Penguatan SDM, Tata Kelola, dan Kualitas Jurnalistik

5.000 Bibit Jagung Ditanam,

KKSSI Medang Kampai Dukung Ketahanan Pangan

KKSSI Medang Kampai Dukung Ketahanan Pangan
Foto: ist

DUMAI (BKC) — Kekerabatan Kesultanan Siak Sri Indrapura (KKSSI) Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, menunjukkan komitmennya mendukung program ketahanan pangan dengan menghadiri sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan Penanaman Jagung Pipil Kuartal III yang digelar Polsek Medang Kampai, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan tahun 2026 sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif guna meningkatkan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Dalam kegiatan itu, sebanyak 5.000 bibit jagung ditanam bersama dengan melibatkan unsur kepolisian, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai pihak terkait di Kecamatan Medang Kampai.

Keterlibatan KKSSI Kecamatan Medang Kampai menjadi bentuk kepedulian terhadap program ketahanan pangan sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat, kepolisian dan pemerintah dalam mendorong program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dari jajaran KKSSI Kecamatan Medang Kampai, kegiatan tersebut dihadiri Datok Temenggong Junaidi, Datok Panglimo Perang Baten Alam Syah, Datok Bendahara Safrizal, serta sejumlah pengurus dan anggota KKSSI Kecamatan Medang Kampai.

KKSSI Siap Bersinergi Dukung Ketahanan Pangan

Datok Temenggong KKSSI Kecamatan Medang Kampai, Datok Junaidi, menegaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program yang bertujuan memperkuat ketahanan dan swasembada pangan.

Menurutnya, penanaman jagung tidak semata-mata berkaitan dengan sektor pertanian, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam membangun kemandirian pangan sekaligus mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia.

“KKSSI Kecamatan Medang Kampai mendukung penuh kegiatan ketahanan pangan ini. Kami berharap program penanaman jagung dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan terus dikembangkan secara berkelanjutan,” ujar Datok Junaidi.

Ia mengatakan, KKSSI Kecamatan Medang Kampai siap terus membangun sinergi dengan kepolisian, pemerintah dan masyarakat dalam mendukung berbagai program positif yang berorientasi pada kepentingan masyarakat serta kemajuan daerah.

“Kami berharap semangat kebersamaan seperti ini terus dijaga. Dengan gotong royong dan sinergi semua pihak, ketahanan pangan di daerah dapat semakin kuat,” tambahnya.

Perkuat Semangat Gotong Royong

Penanaman jagung berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Para peserta turun langsung ke lahan dan bersama-sama melakukan penanaman sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan produksi pangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bagi KKSSI Kecamatan Medang Kampai, keterlibatan dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran organisasi kekerabatan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Sinergi antara KKSSI, kepolisian, pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan di Kecamatan Medang Kampai dan Kota Dumai.

Melalui kegiatan tersebut, semangat gotong royong dalam mengelola potensi lahan dan meningkatkan produksi pangan diharapkan semakin tumbuh. Program ketahanan pangan pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan produktif yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, upaya mewujudkan kemandirian pangan di tingkat daerah diharapkan semakin kuat sekaligus membuka peluang pemanfaatan lahan secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. (rls)