BIDIK KRIMINALCepat. Tegas. Terverifikasi.
BREAKING
Polres Dumai Mutasi Tiga Pejabat, Ini Nama-nama yang Menduduki Jabatan BaruIni Koperasi Merah Putih atau Kantin Terminal? Lokasi Kopdeskel Dumai DipertanyakanDumai Semarak Merdeka 2026 Berakhir, Pelindo Dorong Kolaborasi BerkelanjutanSuper 21 Club Rutin Gelar Live DJ hingga 03.30 WIB, Pemko Dumai Diminta Buka-bukaan Soal IzinDiduga Miliki Kedekatan dengan Kekuasaan, Proyek Janur Kuning Dumai Tak Kunjung Diusut APH, Ada Apa?Mabes TNI Turun ke Rokan Hilir, Warga Diingatkan Waspadai Potensi KarhutlaDua Tersangka Diamankan, Polsek Dumai Barat Bongkar Dugaan Penadahan Motor Curian1.365,5 Butir Diduga Ekstasi dan 12 Cartridge Etomidate Diamankan Polres DumaiPolisi Temukan Transaksi Rp140 Juta dan Rp1,9 Miliar, Kaur Desa Diduga Terlibat Jual Beli LahanDentuman Keras Usai Turn Around, SRD Desak Audit Pertamina RU Dumai

Belum Ditemukan,

Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kampar Diperluas Hingga 13 Km

Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kampar Diperluas Hingga 13 Km
Foto: MC Riau

jejakredaksi.com - Tim SAR Gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian terhadap korban tenggelam di aliran Sungai Kampar, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Hingga hari keenam pencarian, atau pada Minggu (9/8/2026), korban bernama Boiko Gulo (25) belum berhasil ditemukan. 

?Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Adi Candra Lukita menyampaikan bahwa tim satgas gabungan terus melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai.  

?"Upaya pencarian korban di hari keenam ini kami optimalkan dengan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dari titik awal kejadian hingga radius 13 kilometer ke arah hilir sungai. Namun, hingga laporan sore ini disampaikan pukul 16.00 WIB, keberadaan korban masih belum ditemukan," ungkap Adi Candra.  

?Peristiwa tersebut bermula pada Selasa (4/8/2026) sekira pukul 07.30 WIB. Korban yang berasal dari Desa Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, mengendarai sepeda motor dan berhenti di atas Jembatan Rantau Berangin. Korban kemudian melompat dari jembatan dan seketika hanyut terbawa arus deras Sungai Kampar.  

?Pencarian melibatkan puluhan personel gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Kampar, Basarnas Pekanbaru, TNI, Polri, Damkar, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Tim dilengkapi dengan perahu karet, peralatan selam, armada angkut, hingga peralatan keselamatan pendukung lainnya.  

?Selain fokus pada operasi SAR, BPBD Kampar juga mengimbau masyarakat di sekitar bantaran sungai dan tim yang bertugas untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca.

Berdasarkan data BMKG, wilayah Kabupaten Kampar berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang. Sementara itu, pemantauan pada elevasi waduk PLTA Koto Panjang tercatat berada pada posisi 79,74 mdpl. (*)