BIDIK KRIMINALCepat. Tegas. Terverifikasi.
BREAKING
Sasar Dua Lokasi di Dumai, Polisi Temukan Lima Orang Positif EkstasiDeteksi Dini Gangguan Kesehatan, Rutan Dumai Gelar Pemeriksaan bagi Warga BinaanPerempuan Berinisial WSA Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Kasus Ekstasi di DumaiRotasi Jabatan di Polres Dumai, IPTU Bobby Patriatama Hermawan Jabat Kasat LantasCegah Risiko Banjir, Pelindo Regional 1 Dumai Dukung Gerakan Bersih LingkunganDugaan Mafia BBM Mencuat dalam Rakor di Riau, Dewi Juliani Soroti Pengawasan PenyaluranRazia Gabungan di Dumai, Enam Orang Positif MetamfetaminaDua Kotak Infak Masjid Al-Huda Diduga Dicuri, Pria Berinisial C Diamankan PolisiDumai Pernah Ungkap Kasus Pupuk Ilegal, Dugaan Aktivitas Gudang di Bukit Kapur Perlu DiverifikasiKecelakaan Kerja di Area PT SDS Disorot, FAP Tekal Desak Polisi Usut Dugaan Pelanggaran K3

Papan Informasi Proyek Tak Tampak, Warga Pertanyakan Transparansi Galian Parit Tegalega

Papan Informasi Proyek Tak Tampak, Warga Pertanyakan Transparansi Galian Parit Tegalega
Foto penampakan proyek galian parit di Jalan Tegalega (f: tim)

DUMAI (BKC) — Proyek galian parit di Jalan Tegalega, Kota Dumai, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, di lokasi pekerjaan disebut tidak terlihat papan informasi proyek yang semestinya memuat keterangan terkait kegiatan pembangunan tersebut.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan publik mengenai transparansi pelaksanaan proyek, mulai dari sumber anggaran, nilai pekerjaan, pihak pelaksana hingga jangka waktu pengerjaan.

Ketiadaan informasi proyek di lokasi dinilai menyulitkan masyarakat untuk mengetahui secara jelas kegiatan pembangunan yang berlangsung di lingkungan mereka. Padahal, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan pembangunan dapat diawasi secara publik.

Warga berharap instansi terkait segera memberikan penjelasan dan turun langsung ke lapangan untuk memastikan pekerjaan tersebut dilaksanakan sesuai ketentuan, spesifikasi teknis, serta mekanisme pengadaan yang berlaku.

“Kalau memang proyek pemerintah, masyarakat berhak mengetahui sumber anggaran, nilai pekerjaan, siapa pelaksananya dan kapan proyek itu selesai,” ujar warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Masyarakat juga meminta pihak terkait tidak mengabaikan aspek transparansi dalam setiap pelaksanaan pekerjaan pembangunan, terlebih proyek tersebut menggunakan anggaran publik.

Hingga berita ini disusun pada Kamis (8/10/2026), belum diperoleh penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai proyek galian parit di Jalan Tegalega, termasuk alasan tidak terlihatnya papan informasi proyek di lokasi. (tim)

 

Sumber: Edo Risky