BIDIK KRIMINALCepat. Tegas. Terverifikasi.
BREAKING
Polres Dumai Mutasi Tiga Pejabat, Ini Nama-nama yang Menduduki Jabatan BaruIni Koperasi Merah Putih atau Kantin Terminal? Lokasi Kopdeskel Dumai DipertanyakanDumai Semarak Merdeka 2026 Berakhir, Pelindo Dorong Kolaborasi BerkelanjutanSuper 21 Club Rutin Gelar Live DJ hingga 03.30 WIB, Pemko Dumai Diminta Buka-bukaan Soal IzinDiduga Miliki Kedekatan dengan Kekuasaan, Proyek Janur Kuning Dumai Tak Kunjung Diusut APH, Ada Apa?Mabes TNI Turun ke Rokan Hilir, Warga Diingatkan Waspadai Potensi KarhutlaDua Tersangka Diamankan, Polsek Dumai Barat Bongkar Dugaan Penadahan Motor Curian1.365,5 Butir Diduga Ekstasi dan 12 Cartridge Etomidate Diamankan Polres DumaiPolisi Temukan Transaksi Rp140 Juta dan Rp1,9 Miliar, Kaur Desa Diduga Terlibat Jual Beli LahanDentuman Keras Usai Turn Around, SRD Desak Audit Pertamina RU Dumai

Sinergi Lintas Instansi Diperkuat,

Pelindo Dumai Bahas Potensi Gangguan di Kawasan Pelabuhan

Pelindo Dumai Bahas Potensi Gangguan di Kawasan Pelabuhan
Foto: Ist

DUMAI (BKC) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Dumai memperkuat koordinasi lintas instansi dan para pengguna jasa pelabuhan melalui Forum Group Discussion (FGD) bertema “Sharing Informasi Terkini Keamanan dan Lingkungan di Area Pelabuhan Dumai”.

Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Pelindo Regional 1 Dumai, Kamis (3/9/2026), tersebut menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, keselamatan kerja, serta kelestarian lingkungan di kawasan Pelabuhan Dumai.

FGD diikuti sejumlah tenant dan perusahaan yang beroperasi di kawasan Pelabuhan Dumai. Kegiatan turut dihadiri perwakilan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Dumai, Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai, serta BKO Lanal Dumai.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code, sekaligus agenda rutin Pelindo Regional 1 Dumai dalam memperkuat sistem pengamanan pelabuhan melalui pertukaran informasi dan koordinasi antarpemangku kepentingan.

Dalam forum tersebut, peserta membahas perkembangan situasi keamanan di kawasan pelabuhan, langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, serta berbagai isu keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan lingkungan yang membutuhkan perhatian bersama.

Mewakili Executive General Manager Pelindo Regional 1 Dumai, Manajer Sistem Manajemen Hardi menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan di kawasan pelabuhan tidak dapat dibebankan kepada satu pihak, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan tersebut.

“Melalui forum ini, kami berharap komunikasi dan koordinasi antarinstansi serta seluruh tenant semakin kuat sehingga setiap potensi gangguan keamanan maupun permasalahan K3 dan lingkungan dapat diantisipasi sejak dini. Sinergi ini menjadi kunci dalam menciptakan operasional pelabuhan yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain sebagai sarana berbagi informasi terkini, FGD juga dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi mengenai prosedur pengamanan kawasan pelabuhan, meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat, serta memperkuat komitmen bersama dalam menerapkan standar keamanan pelabuhan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui forum tersebut, Pelindo Regional 1 Dumai menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan regulator, aparat penegak hukum, instansi pemerintah, tenant, dan seluruh pengguna jasa pelabuhan.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya kawasan Pelabuhan Dumai yang aman, tertib, andal, serta berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.(adv)

Tag berita